9 Bentuk Tes Psikologi Beserta Tips Menyelesaikannya

Posted: August 25, 2010 in kerja, tips & trick
Tags: ,

Dewasa ini, hampir semua perusahaan menggunakan PSYCHOLOGY TEST / TES PSIKOLOGI atau PSIKOTEST / PSIKOTES sebagai bagian dalam tahapan penerimaan calon pegawai. Keunikan dari tes ini adalah pada “ ketidakpastiannya ”. Mengapa? Karena faktor ini dapat memutarbalikan perhitungan logis potensi seseorang.

Sebagai contoh, seseorang lulusan perguruan tinggi terbaik di negeri ini dengan IPK : 3 koma dan berpengalaman sebagai asisten dosen, tidak dapat lolos dari lUbang jarum ujian psikotes sehingga akhirnya harus berwirausaha karena belum pernah mampu melewati psikotes untuk diterima bekerja di sebuah perusahaan. Memang ini ironi, namun ini fakta.

Psikotes memang merupakan fenomena tersendiri bagi para pelamar kerja. Penulis juga pernah menghadapi hal serupa, untuk kemudian harus bangkit melalui proses “ learning by doing ”. Abang memang bukan seorang psikiater maupun phsicology tester, namun beberapa tips yang akan di-share berikut ini, berdasarkan pengalaman penulis ketika menghadapi psikotes, diharapkan mampu membantu mengurangi kegagalan psikotes buat agan-agan sekalian :

1. TES LOGIKA ARITMATIKA

Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut.

Tipsnya:

a. Jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3-4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat.

b. Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya. 3) Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur.

Contoh:

- 16 8 4 2 1 1/2 … …
– 45 15 18 6 9 3 … …

2. TES LOGIKA PENALARAN

Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin diukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola anda tersebut.

Tipsnya: Konsentrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama.

Contoh:

3. TES ANALOG VERBAL

Tes ini terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan.

Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes in, soal yang diberikan relatif sama.

Contoh:

- wanita : kebaya = pria :
a. sepatu b. baju c. topi d. jas

- kubus : pyramid = empat persegi :
a. peti b. mesir c. pentagon d. Segitiga

4. KRAEPLIEN / PAULI

Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur. Calon pegawai diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Yang diukur dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Tipsnya:

a. Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini melainkan pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis membutuhkan di-reload ketika ujung granitnya habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu 5-10 detik.

b. Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri anda untuk menghemat tenaga.

c. Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami.

d. Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah konsentrasi. Terkadang anda akan merasablank padapertengahan tes, namun anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes. Untuk itu kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini sangat menyedot energi anda.

5. WARTEGG TEST

Tes ini terdiri atas 8 kotak yang berisi bentukan-bentukan tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Anda akan diminta menggambar kemudian menuliskan urutan gambar yang telah anda buat, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak disukai, sulit dan mudah menurut anda. Yang diukur dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek.

Contoh:

Tipsnya:

a. Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘.

b. Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks anda.

6. DRAW A MAN TEST (DAM)

Tes ini mengharuskan anda untuk menggambar sesorang, untuk kemudian anda deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja.

Tipsnya:

a. Gambarlah orang tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki, termasuk detil muka seperti mata, hidung, mulut dan telinga.

b. Gambarlah orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktifitas, misalnya pak tani sedang membawa cangkul, eksekutif muda sedang menenteng koper dsb.

7. ARMY ALPHA INTELEGENCE TEST

Tes ini terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka dan deretan bentuk. Soal satu soal kadang terkait dengan soal sebelumya. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan daya tangkap Anda dalam menerima dan melaksanakan instruksi dengan cepat dan tepat.

Tipsnya : Konsentrasilah kepada apa yang dikatakan narator, karena narator tidak akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai memberikan instruksi.

Contoh:

Narator akan mediktekan soal sebagai berikut : “Coretlah angka ganjil dalam kotak dan coretlah angka genap yang berhuruf dalam lingkaran, kerjakan!” dan pada lembar jawaban akan diberikan gambar sebagai berikut:

8. MENGGAMBAR POHON

Tes ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon dengan kriteria : berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah. Sehingga tidak diperbolehkan kepada anda menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyllainnya.

Tipsnya :

a. Pada setiap tes menggambar pohon yang pernah dilalui, penulis selalu menggambar pohon nangka. Karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman dicotyl /berkambium.

b. Walaupun anda tidak begitu pandai dalam hal menggambar, usahakan menggambar secara detil dan rinci setiap komponen dari pohon tersebut seperti tangkai, bentuk daun, kerapatan daun, buah, akar bahkan alur pohon. 3) Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon tersebut, pelajari karakter jenis pohonnya, kemudian latihlah kemampuan menggambar anda dengan mengacu pada foto tersebut.

9. EDWARDS PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS)

Tes ini terdiri atas pilihan-pilhan jawaban yang paling mencerminkan diri anda. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan dan motif seseorang.

Tipsnya:

a. Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisi anda, setidaknya yang paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di nomor-nomor berikutnya, sehingga apabila jawaban anda tidak sinkron, hal ini akan merugikan Anda. Kejujuran anda terkait dengan cerminan kesesuaian diri anda terhadap lowongan pekerjaan yang anda lamar.

b. Secara keseluruhan, tes EPPS ini memang paling sulit untuk di-adjustment (diakali), namun setidaknya ada beberapa pertanyaan yang bisa di-adjustment untuk disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang anda pilihan. Misalnya ketika anda melamar menjadi pegawai Bank, pilihlah jawaban-jawaban yang mencerminkan kejujuran, keteraturan, kedisiplinan dan mampu bekerja dalam teamwork.

c. Karena sulitnya prosesadjusment tehadap tes ini, jalan paling praktis yang dapat ditempuh adalah memperbaiki diri (self improvement) anda dalam segala hal, setup diri anda menjadi seakan-akan seseorang profesional dalam setiap tingkah laku keseharian anda seperti: jujur, tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan tingkah laku positif diri anda, akan tertuang tanpa anda sadari dalam hasil tes.

d. Contoh soalnya:

- A. Saya suka memuji orang yang saya kagumi
– B. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa saja yang saya kehendaki

- A. Saya merasa bahwa dalam banyak hal saya kalah dibandingkan orang lain
– B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban

Semoga tips ini bisa banyak membantu agan2..
Baca juga tentang 35 Pertanyaan Pokok Saat Interview.

Sumber : tipsanda

About these ads
Comments
  1. […] Artikel Terkait : 35 Pertanyaan Pokok Saat Wawancara Kerja 9 Bentuk Tes Psikologi Beserta Tips Menyelesaikannya […]

  2. Tuing...tuing says:

    Gan, pinter amat kasih tipsnya, hati2x gan bukannya kasih tips malah bikin orang kelelep. Btw, gan..dah ijin HIMPSI lum gan buat publikasi alat tesnya di internet??? Hati2x di denda gan

  3. […] Pertanyaan Jebakan Saat Wawancara 9 Bentuk Tes Psikologi Beserta Tips Menyelesaikannya 35 Pertanyaan Wawancara Kerja […]

  4. devi sinaga says:

    Bagus banget tips2nya ˚\(´▽`)/˚

  5. […] Wah, aku dapet tambahan nih tambahan 9 Bentuk Tes Psikologi Beserta Tips Menyelesaikannya […]

  6. nanannyumit@yahoo.co.id says:

    good good…………

  7. Iqbal Rois says:

    nice post. sgt bermanfaat :)

  8. tya says:

    Trmksh u/sharenya. Sgt brmanfaat. Jempol deh! :D

  9. chelsee says:

    Waduuuuhhhh saran aku sih sbnrny gak mslh klo post ini tp jgn tlalu detail bgt.. Krn bs2 mrk udh tau “kunci” nya jd nanti jwbanny manipulatif alias dbagus2in biar ssi dgn posisi ny..dan klo nanti di dunia kerja trnyata dia gak ssi dgn test itu akan pngaruh jg lho krn tdk di kondisi “right man in the right place”..tp tes psikologi gak hanya itu jg kok..psikolog jg bs menilai jwban itu ssi gak dgn pribadinya,bs dr psikotest lain ato wwcr berikutny dsesi berikutnya…kebetulan sy psikolog jd sy paham mana yg hrus dshare byk ato sdikit..silahkan share tp hrusny jgn dksih tau ini tes apa? ???biar mrk mempelajari tanpa tau utk menilai apa jd nanti hasil test nya murni ssi pribadinya

    • setyo says:

      Klo bgt coba pkirkan dr sisi yg berbeda. Coba kita liht ini dr sisi “Sebagai Sebuah Ujian” yg menuntut seseorng untuk bisa melewati setiap tahap dari ujian tersebut. maka menjadi suatu hl yg wjar jk pd akhirnya seseorang mencoba mncari tau ap dn bgmn untuk bisa mlwati ujian-ujian yg akan di hdapinya tersebut, termasuk psikotes.Sbnarnya, psikots thp slksi sprti ujian trtulis dn ujian msk mngkn tdk prlu d lkukan. Fktor psikis untk mncpai tngkt krja yg mmuaskn hrslh bnr truji dlm pkrjaan yg sesungguhny, bkn d ats krts dlm bntuk sbuah ujian yg dpt mmunculkn suatu bntuk pnilaian atas jwbn yg tdk sbnrnya dr fktor psikologi seseorng (manipulatif).

  10. Naufal says:

    Contoh tesnya mirip banget bahkan sama dengan yang saya ikuti kemarin.

  11. ciciripa says:

    bermaafat bnget

  12. lyssa, ST,MM says:

    CARA JITU CEPAT LULUS TES TPA Oto BAPPENAS, PSIKOTES, TOEFL UJIAN SARINGAN MASUK CPNS/BUMN, S2 (PASCA SARJANA) UI,UGM,UNPAD, ITB,STAN, UI INTERNATIONAL (PASTI BISA)
    SPESIALIS PELATIHAN TPA/PSIKOTES/ TOEFL UI,UGM,UNPAD, ITB,STAN,UI INTERNATIONAL
    Ijin no:3789/PLSM/ I-133/VII/ 1995

    CARA JITU, CEPAT LULUS TES TPA, PSIKOTES &TOEFL (PASTI BISA)!
    Kami adalah Spesialis pelatihan TPA (Test Potensi Akademik)/PSIKOTES dan TOEFL memberikan pelayanan jasa pelatihan TPA dan TOEFL. Adapun pelatihan TPA, PSIKOTES dan TOEFL merupakan persyaratan Mutlak bagi Bapak/Ibu guna untuk mengikuti:
    – Tes Kenaikan Jabatan / Pangkat untuk CPNS dan BUMN
    – Tes untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang S1,Pasca Sarjana S2 untuk UMUM.
    – MEMBANTU REKAN-REKAN MAHASISWA/UMUM AGAR LULUS PSIKOTES DAN WAWANCARA KE PERUSAHAAN OIL AND GAS, BANK- BANK,CPNS, SERTA PERUSAHAAN MULTI NASIONAL LAINNYA DI SELURUH INDONESIA(SUDAH TERBUKTI).
    Note:
    – Biaya Belajar di Bayar di Muka

    HUBUNGI KAMI di:
    LYSSA,ST,MM / 021.71136838/ 0813 1879 2677
    Wisma Metropolitan 2,World Trade Centre, Jl. Jendral Sudirman,Jakarta

  13. anjing says:

    eemmmm
    tidak membantu sama sekali daalm menyelasaikan tes
    tetolong beri cara dan dasar pemikiran dalam menyelesaiakn tes ini….

  14. chamelia heart says:

    makasih ya, sngat mmbntu skli………..

  15. guntari says:

    hehehe….

    pertama kalinya ikut tes psikotes,,

    mirip banget bentuk testnya yang diujiankan

    berharap hasilnya maksimal_^

  16. rahmad says:

    terima kasih atas tips yang di berikan,.
    Alangkah baik nya tips tersebut ada contoh sama jawaban pada contoh tersebut !

  17. ragel says:

    9 bentuk tes psikologi ini yg sering di pakai dalam merekrut prajurit TNI…….

  18. menilai kepribadian seseorang tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat..
    butuh waktu untuk melakukannya, harus tinggal bersama orang itu, mengetahui kebiasaannya, tutur katanya, pemikirannya,

    nice info gan..ijin copy..

    also look at my blog: kanta-one.blogspot.com
    jiayau…

  19. […] mata terhadap penelitian yang dilakukan oleh para ahli psikolog dalam mengukur tes IQ 4. Sumber 1. http://malemminggu.wordpress.com/2010/08/25/9-bentuk-tes-psikologi-beserta-tips-menyelesaikannya/ 2. Elvira SD. Kumpulan Makalah Psikoterapi, Balai Penerbit FKUI, 2005: 5,7, 9. 3. […]

  20. somplak says:

    klo kata ane gan test beginian g ngaruh sama kemanpuan khusnya orang2 tehnik yg lebih penalarannya pake logika dan sedikit daya ingat. contoh aja gan orang yg ngetes ( bukan programer or lulusan yg paham sama soal2 begituan) ngasih tuh soal ke orang programer, nh orang programer kasih soal program ke orang yg ngetest, gw yakin tuh soal jawaban di tulis ” ADUH NI SOAL APAAN C PULANG AJA DAH GW”… bwt ane c malasah sikologi seseorang itu tergantung dengan situasi dan kondisi setiap hari berubah – ubah, klo tuh orang ud masuk dunia kerja juga pastinya menyesuaikan ko. Btw gw juga mau tau tentang klo ada orang dalem gtu, tau2 kandidat langsung masuk bsok nya…. Itu tingkat sikologi nya gmn?. Giliran kerja, pastinya sama kya orang yg murni masuk…

    Bwt orang2 yang yg ngetest ane opini ni gan, coba tolong di testnya aga spesific lagi gan, contohnya yg orang khusus teknik aga spesific lagi di testnya keteknik, orang teknik blom tentu ama matematika bisa. Kn kemampuan di raih karena minat dulu baru ke bakat setelah dy aga mahir..

    maap gan klo salah2 kata

  21. Dewi Wahid says:

    trims sarannya… . .

  22. fery says:

    waow persis bnget

  23. maknyuss..... says:

    Bagus…banget ini baru berbagi ilmu. Urusan bagus apa nggknya kinerja itu urusan belakangan yg penting bisa lulus dan diterima bekerja di perusahaan.

  24. […] Lebih lengkap mengenai gambaran, contoh, tujuan, serta tips untuk mengerjakan jenis soal psikotes tersebut salah satunya bisa dibaca di http://malemminggu.wordpress.com/2010/08/25/9-bentuk-tes-psikologi-beserta-tips-menyelesaikannya/ […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s