Bingung malem minggu mau ngapain ? Mending nonton film aja gan. Ni abang kasih beberapa judul film yang recommended untuk ditonton. Sapa bilang film anak negeri kagak bermutu. Ni abang sajiin 13 judul film (*sebenernya masih banyak lagi) karya anak bangsa yang menjadi jagoan Indonesia di festival dunia perfilm di dunia + dapet penghargaan di negeri orang.

1. MADAME X (2010)

Madame X (2010) adalah debut penyutradaraan Lucky Kuswandi yang menjadi official selection pada Hongkong International Film Festival 2010 serta mendapatkan nominasi best production design untuk Eros Eflin dan best supporting actress untuk Shanty pada Asian Film Awards 2011.

Madame X merupakan film komedi/superhero Indonesia yang disutradarai oleh Lucky Kuswandi dengan Nia Dinata sebagai produser. Film yang akan dirilis pada 7 Oktober 2010 ini dibintangi oleh Aming sebagai Madame X, lalu turut dimeriahkan Marcell, Shanty, Titi DJ, Sarah Sechan, dan Fitri Tropica.

Ketika Ibukota di sebuah negeri antah berantah terancam oleh kemunculan KANJENG BADAI dan partai politiknya yang militan dan homophobia, keselamatan negeri ini bergantung pada ADAM, seorang penata rambut yang kemayu. Dengan kekuatan tas make-up dan peralatan dandan, juga perpaduan seksi antara seni bela diri dan gerak tari, Adam harus mengalahkan Kanjeng Badai dengan gemulai sebelum musuhnya itu memenangkan pemilu. Akankah sepatu berhak tinggi-nya berubah menjadi pantofel, riasan glitter-nya menjadi debu, atau celana kulit-nya jadi celana kain? Ketika semua menjadi samar, hanya satu yang pasti: Adam harus memenuhi takdirnya sebagai seorang Super hero MADAME X

2. RUMAH DARA (2010)

Rumah Dara (2010) merupakan debut penyutradaraan Mo Brothers, film ini adalah versi panjang dari film pendek mereka sebelumnya Dara, yang menjadi bagian antologi Takut (2007). Shareefa Daanish yang memerankan Dara berhasil mendapatkan Best Actrees pada Puchon International Fantastic Film Festival (PiFan) 2009 di Korea Selatan. Film Rumah Dara berkisah mengenai sekelompok pemuda-pemudi yang terjebak di rumah milik seorang pembunuh misterius yang bernama “Dara”. Film ini menjadi reuni antara aktris Julie Estelle dan Imelda Therinne setelah kolaborasi mereka dalam Kuntilanak 3.

3. GARUDA DI DADAKU (2009)

Garuda di Dadaku (2009) hasil karya duet Salman Aristo dan Ifa Isfansyah yang diproduseri oleh Shanty Harmain diberikan penghargaan Best Film pada penyelenggaraan ke 6 Children and Youth Armenia International Film Festival 2010.

Film ini menceritakan kisah Bayu, yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, memiliki satu mimpi dalam hidupnya: menjadi pemain sepak bola hebat. Setiap hari dengan penuh semangat, ia menggiring bola menyusuri gang-gang di sekitar rumahnya sambil mendribble bola untuk sampai ke lapangan bulu tangkis dan berlatih sendiri di sana. Heri, sahabat Bayu penggila bola, sangat yakin akan kemampuan dan bakat Bayu.

Dialah motivator dan “pelatih” cerdas yang meyakinkan Bayu agar mau ikut seleksi untuk masuk Tim Nasional U-13 yang nantinya akan mewakili Indonesia berlaga di arena internasional. Namun Pak Usman, kakek Bayu, sangat menentang impian Bayu karena baginya menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan.

Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cari berbagai alasan agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola. Tetapi hambatan demi hambatan terus menghadang mimpi Bayu, dan bahkan persahabatan tiga anak itu terancam putus.

4. SANG PEMIMPI (2008)

Sang Pemimpi (2008) yang merupakan sekuel Laskar Pelangi (2007) berhasil memboyong Audience Award dari Udine Far East Film Festival 2010 di Italia dan NETPAC Critics Jury Award dari Singapore International Film Festival 2010. Dan yang paling terbaru adalah berhasil meraih Premio Juvenile Award Fici Children Intenational Film Festival Madrid 2010.

Tiga tokoh utamanya adalah Ikal, Arai dan Jimbron. Ikal- alter egonya Andrea Hirata, sedangkan Arai adalah saudara jauh yang yatim piatu yang disebut simpai keramat karena anggota keluarga terakhir yang masih hidup dan akhirnya menjadi saudara angkat dan Jimbron adalah seorang yatim piatu yang terobsesi dengan kuda dan gagap bila sedang antusias terhadap sesuatu atau ketika gugup.

Ketiganya dalam kisah persahabatan yang terjalin dari kecil sampai mereka bersekolah di SMA Negeri Manggar, SMA pertama yang berdiri di Belitung bagian timur. Bersekolah di pagi hari dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari, dari ketagihan mereka menonton film panas di bioskop dan akhirnya ketahuan guru mengaji mereka , kisah cinta Arai dan Jimbron, perpisahan Jimbron dengan Ikal dan Arai yang akan meneruskan kuliah di Jakarta yang akhirnya membuat mereka berdua terpisah tetapi tetap akan bertemu di Perancis. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar , sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, hanyalah sebuah mimpi.

5. MERANTAU (2009)

Merantau (2009) menjadi Best Film ActionFest International Film Festival 2010, Sebuah penghargaan film aksi tahunan yang digelar di Asheville, North Carolina Amerika Serikat pada 15-18 April 2010. Merantau berhasil mengungguli kandidat lainnya seperti film silat Hong Kong yang dibintangi Donnie Yen, 14 Blades.

Film ini menceritakan tradisi di Minangkabau, Sumatera Barat, Yuda (Iko Uwais), seorang pendekar silat Harimau handal, ada dalam persiapan akhir untuk memulai perantauannya. Ia harus meninggalkan keluarganya, ibu tercinta, Wulan (Christine Hakim), dan udanya, Yayan (Donny Alamsyah), kenyamanan dan keindahan kampung halamannya, dan membuat nama untuk dirinya di keserabutan kota Jakarta.

6. JAMILA DAN SANG PRESIDEN (2009)

Jamila dan Sang Presiden (2009) karya Ratna Sarumpaet yang pernah dikirim untuk Academy Award Best Foreign Film 2009 menyabet dua penghargaan dalam Asian Film Festival Vesoul 2010 di Perancis. Dua penghargan itu yakni Prix de Public dan Prix Jury Lycen. Penghargaan lain adalah Best Original Score Asia Pacific Film Festival 2010 untuk Thoersi Argeswara.

Film ini mengisahkan seorang perempuan bernama Jamila (Atiqah Hasiholan) tiba-tiba menjadi headline di semua pemberitaan nasional. Ia mengaku membunuh seorang pejabat tinggi negeri dan menolak mengajukan pengampunan hukuman mati dari Presiden

Jamila dimasukkan dalam penjara yang dipimpin oleh seorang sipir perempuan yang sangat ditakuti, Ibu Ria (Christine Hakim). Di penjara inilah cerita Jamila bergulir, membuka sebuah luka bernama perdagangan manusia yang dialami oleh Jamila dan jutaan anak di Indonesia. Selama ini Jamila mencari adiknya yang terjerat dalam sindikat Read the rest of this entry »

Ameneh Bahrami, perempuan Iran, menjadi buta dan menderita cacat fisik permanen akibat ulah pria yang menyiram cairan asam ke wajahnya hanya karena ia menolak lamaran dari pria itu. Namun ia memaafkan si penyerang yang berdasarkan putusan pengadilan, harus menjalani hukuman mata ganti mata.

MELBOURNE, KOMPAS.com Perempuan Iran yang jadi buta dan menderita cacat fisik permanen akibat ulah pria yang menyiram cairan asam ke wajahnya memaafkan si penyerang yang akan menjalani hukuman “mata ganti mata”. Perempuan itu, Ameneh Bahrami, menyaksikan penyerangnya, Majid Movahedi, di sebuah ruangan operasi rumah sakit ketika seorang dokter bersiap untuk meneteskan cairan asam ke salah satu mata lelaki itu sesuai dengan putusan pengadilan.

Pria itu berlutut dan menangis. “Apa yang mau kau kerjakan sekarang?” tanya dokter kepada perempuan berusia 34 tahun tersebut. “Saya memaafkan dia. Saya memaafkan dia,” jawab Bahrami sebagaimana dilansir kantor berita Australia, AAP. Ia meminta dokter untuk melepaskan lelaki itu pada detik-detik terakhir. Pemandangan dramatis itu ditayangkan stasiun televisi Iran.

Movahedi (30) menyerang Bahrami pada 2004 hanya karena perempuan itu menolak ajakan nikahnya. Akibat serangan tersebut, Bahrami kehilangan matanya dan menderita luka bakar parah di wajah, kulit kepala, dan tubuhnya.

“Yang terbaik ialah memaafkan ketika kita berada pada posisi berkuasa,” kata Bahrami saat menjelaskan keputusannya untuk memaafkan lelaki itu, Minggu (31/7/2011). Si penyerang yang menangis itu mengatakan Ameneh Bahrami sangat baik hati.

Bahrami mengalami perubahan pikiran dari saat pengadilan menjatuhkan vonis pada November 2008. Beberapa bulan kemudian, Bahrami mengatakan kepada salah satu stasiun radio Spanyol, tempat ia menjalani perawatan medis setelah serangan tersebut, ia senang dengan putusan itu. “Saya bukan melakukan ini untuk Read the rest of this entry »

Jakarta – Hampir setiap hari, mungkin ada saja ‘bintang’ baru dengan aksi menarik dan kreatif bermunculan di YouTube. Namun tidak semua diketahui publik. Nah, dua bocah kembar ini sepertinya termasuk yang cukup menarik perhatian.

Mengenakan kaos bertuliskan ‘I Love Dad’ dan celana bergaris warna-warni seperti pelangi, dua bocah bernama Jeremy dan Justin bernyanyi mengikuti lagu milik Bruno Mars berjudul The Lazy Song yang diperdengarkan di video itu.

Keduanya tampak sangat hafal lagu ini. Selain bernyanyi, mereka pun menirukan gerakan-gerakan seperti yang ada di video klip asli lagu ini dengan Read the rest of this entry »

GRESIK, KOMPAS.com – Sebuah kisah menggugah kembali datang dari dunia pendidikan. Andika Imam Taufik (9), siswa kelas III SD Negeri Kotakusuma, Sangkapura, Bawean, membeli kursi plastik sendiri karena tak mampu membayar “biaya kursi” yang ditetapkan pihak sekolah. Kursi itu ditentengnya setiap hari ke sekolah.

Andika yang tercatat sebagai siswa kelas unggulan ICP (International Class Program) di sekolahnya terpaksa mendapat perlakuan berbeda di sekolah. Ia harus mengikuti pelajaran di bangku seadanya ketika teman lainnya duduk di kursi baru.

Untuk memasuki tahun pelajaran baru, Andika sebagai siswa ICP, diharuskan membayar biaya sebesar Rp 324.000 sesuai ketentuaan pihak sekolah. Biaya sekolah itu tidak termasuk biaya beli kursi yang nilainya Rp 55.000. Sebagai anak dari keluarga kurang mampu, Andika hingga kini belum bisa membayar biaya sekolah termasuk ‘biaya kursi’ sekolah. Oleh karena itu, ia harus menjalani pendidikan di bangku seadanya. Ibunda Andika, Musnada (35), pun akhirnya nekad membeli kursi plastik sendiri ke pasar, meskipun harus dengan cara kredit.

“Saya sempat diberitahu penjual di pasar kalau sudah ada orang yang membelikan kursi untuk teman-teman sekelas Andika. Karena saya bersikeras, penjual membolehkan saya membeli kursi dengan cara cicilan dan harga potongan,” ujar Musnada, Senin (25/7/2011).

Musnada menjelaskan, ia mendapatkan informasi dari tetangga yang putranya juga sekelas dengan Andika bahwa ada rapat wali murid yang menyebutkan penarikan uang kursi sebesar Rp 55.000. Musnada tidak bias menghadiri rapat wali murid kala itu karena ia harus bekerja. Saat itu, wanita yang bekerja sebagai penjual jamu pikulan keliling itu tak mengikuti rapat tersebut. Read the rest of this entry »

1. Jalan Maut Di Bolivia

Jalan Yungas Utara, juga dikenal sebagai jalan maut, membentang sejauh 61 sampai 69 km dari La Paz (ibukota Bolivia) ke Coroico di daerah Amazon di kawasan Yungas, Bolivia. Begitu berbahayanya hingga melegenda. Pada tahun 1995 Inter American Development Bank membabtisnya sebagai “jalan paling berbahaya di dunia”. Diperkirakan 200-300 orang tewas tiap tahun di jalan tersebut. Sepanjang jalan itu banyak salib berdiri menandai banyak tempat kendaraan-kendaraan mengalami kecelakaan.

Di akhir 2006, setelah dibangun selama 20 tahun, sebuah jalan baru (by-pass) dari La Paz ke Coroico dibuka untuk umum. Jalan baru ini mencirikan konstruksi modern (jembatan, drainase, dll), jalur ganda, trotoar, pagar pengaman dan banyak elemen lain yang membuatnya jauh lebih aman dibandingkan jalan lama. Akibatnya sekarang ini jauh lebih sedikit orang memakai jalan Yungas Utara yang lama, meski justru banyak para petualang bersepeda menikmati sensasi bahaya di sana

2. Terowongan Guoliang Di Cina

Jalan di pegunungan Taihang ini dibangun oleh penduduk desa setempat. Diperlukan 5 tahun untuk menyelesaikan terowongan sepanjang 1.200 meter itu, dengan tinggi kira-kira 5m dan lebar 4m. Sejumlah penduduk tewas oleh kecelakaan selama pembuatannya; namun penduduk lainnya dengan tabah tetap melanjutkannya.

Pada tanggal 1 Mei 1977, terowongan itu dibuka untuk lalu lintas. Letaknya di provinsi Hunan, Cina.

3. Ruta 5 : Jalan Antara Arica Ke Iquique Di Chili

Jalan antara Arica ke Iquique ini terkenal berbahayanya, melalui lembah-lembah teramat dalam dan berkelok-kelok, serta di dasar lembah nampak banyak kerangka mobil korban kecelakaan. Kadang-kadang bila anda di situ menyaksikan mobil dan bis melintas dengan kecepatan tinggi, anda mungkin mengira mereka dengan bodohnya menantang maut atau mereka justru hantu yang sedang lewat. Penampakan seperti itu dimungkinkan oleh pemandangan sekitarnya yang sunyi terpencil dan berwarna membosankan. Maka bila berkendaraan di sana harus dengan konsentrasi penuh dan menghindari mengkonsumsi bahan-bahan yang dapat menyebabkan Read the rest of this entry »

Oleh : Yodhia Antariksa

Dunia usaha atau bisnis selalu merupakan elemen penting dalam menghela pedati kesejahteraan sebuah negeri. Sebab dari dunia bisnis-lah, bentangan investasi ekonomi dijelujurkan, roda perdagangan dilicinkan, dan kemudian, jutaan lapangan kerja diracik dan diwujudkan. Dan dari situlah, tembang kemakmuran mungkin bisa pelan-pelan di-dendangkan.

Itulah kenapa, sungguh penting berupaya agar barisan perusahaan di tanah air terus bergerak maju, dan makin membesar. Lalu : perusahaan apa saja yang kira-kira bisa terus tumbuh dan bergerak to the next level? Daftar perusahaan mana yang layak dikukuhkan sebagai yang terbesar di tanah air?

Berikut adalah daftar ranking 10 perusahaan TERBESAR di tanah air. Read the rest of this entry »


Diambil dari : Setelah Chairul Tanjung/TransTV Mencaplok Detik.com

Chairul Tanjung, pebisnis top yang kerajaan bisnisnya membentang mulai dari TransTV, Para Group hingga Bank Mega mungkin merupakan salah satu pengusaha asli tanah air yang layak di-stabilo. Ia punya visi ingin membangun bisnisnya masuk dalam jajaran Fortune 500 (daftar 500 perusaahan terbesar di dunia berdasar revenue). Sebuah impian yang mak nyus dan amat dibutuhkan untuk membawa dunia bisnis Indonesia masuk dalam jajaran global.

Padahal dulu ia hanyalah salesman alat-alat kesehatan. Padahal dulu ia hanya anak muda ingusan yang berjibaku masuk dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya untuk berjualan. “You are what you believe,” begitu ia pernah berbisik. “Dan saya percaya suatu saat saya akan bisa menjadi a great entrepreneur”, ia melanjutkan bisikannya.

Kini kita memang melihat kang Chairul sebagai pebisnis tangguh nan cemerlang. Dalam waktu singkat, ia menjadikan TransTV sebagai salah satu televisi unggul di tanah air. Ia lalu membeli TV7 (kini Trans7), dan segera menyulapnya : lalu bergulirlah program-program yang disukai masyarakat seperti Opera Van Java dan Bocah Petualang.

Lalu ia layak mendapat keplokan ketika memutuskan untuk mengakuisisi kepemilikan saham Carrefour, retail raksasa dari Perancis. Sebuah langkah win-win. Dengan itu, Carrefour bisa menepis isu penjajahan retail asing (sebab sekarang sudah dimiliki pengusaha pribumi). Pada sisi lain, CT (begitu kang Chairul Tanjung biasa disapa oleh para sekondan-nya) bisa memanfaatkan jaringan retail itu untuk memperluas bisnisnya secara dramatis.

Aspirasi bisnis CT belum juga berhenti (ingat ia sangat ingin masuk jajaran elit Fortune 500). Begitulah, ia lalu mendirikan Trans Studio di Makassar yang sukses besar (dengan itu pula, Indonesia Timur punya ikon wisata yang layak dibanggakan). Menyusul kemudian Trans Studio Bandung yang mungkin juga akan sukses (tapi gila juga, antrinya bisa sampe 4 jam, pas liburan sekolah seperti sekarang ini !!).

Dan dua minggu lalu, ia akhirnya berhasil mewujudkan keinginan lama yang telah ia pendam begitu lama Read the rest of this entry »