Archive for April, 2011

Bagi kalian yang orang Jawa Timur, pasti sudah tak asing lagi dengan kata jancok, kata ini sangat terkenal di jawa timur, Bahkan orang-orang di jawa tengah dan jawa barat pun sering mengucapkan kata ini. Lantas apa sebenarnya arti kata Jancok dan bagaimana asal mulanya bisa terbentuk kata ini.

Jancok atau dancok adalah sebuah kata khas Surabaya yang telah banyak tersebar hingga meluas ke seantero Indonesia bahkan sudah mendunia. Warga Jawa Timur seperti Surabaya, Malang dll turut andil dalam penyebaran kata ini.

Jancok berasal dari kata ‘encuk’ yang memiliki padanan kata (more…)

Advertisements

Kehadiran wanita pada jajaran direksi sebuah bank memang membawa nuansa tersendiri, terutama dalam mengambil keputusan. Tak heran jika bank-bank pun mulai menempatkan wanita pada posisi direksi. Siapa saja mereka? Rully Ferdian

Belum sepadan memang jika dibandingkan kaum pria, jumlah wanita yang menduduki jajaran direksi di perbankan nasional. Namun, wanita-wanita yang saat ini menduduki posisi ini tentu tidak sembarang. Mereka memiliki track record yang tidak kalah cemerlang dalam mengelola bank. Siapa saja mereka?

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, Infobanknews.com, sedikit mengulas sosok Kartini-Kartini di perbankan nasional. Di antara mereka saat ini ada yang menempati posisi Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, dan Direktur. Baik di bank pemerintah dan swasta.

Namun, mereka-mereka ini tentu tidak sepenuhnya mewakili industrinya. Paling tidak, mereka bisa dijadikan rujukan wanita-wanita yang berkarir di industri perbankan. Berikut di antaranya:

Parwati Surjaudaja, Direktur Utama Bank OCBC NISP

Kecintaan Parwati Surjaudaja pada dunia perbankan telah terpupuk sejak ia masih bersekolah. Sebelum terjun ke Bank NISP (sekarang Bank OCBC NISP), peraih gelar master of business administration) dari San Frasisco University ini sempat bekerja di perusahaan konsultan SGV Utomo/Anderson Consulting sebagai senior consultant.

Selepas dari SGV Utomo, wanita yang juga pernah mengikuti executive program di Columbia University, SESPIBI XVII Bank Indonesia pada 1992 ini lalu diminta membantu Bank NISP dengan diberi jabatan direktur.

Di bank yang dibangun oleh ayahnya, Karmaka Surjaudaja ini, Parwati membidangi audit, accounting & finance dan human resources. Pada 1997 posisinya kemudian naik menjadi wakil presiden direktur.

Saat OCBC masuk ke dalam kepemilikan Bank NISP yang kemudian mengubah nama bank ini menjadi Bank OCBC NISP, terjadilah perombakan direksi. Saat itu Karmaka Surjaudaja yang menjadi Presiden Komisaris Bank NISP pensiun.
Posisinya digantikan Pramukti Surjaudaja, kakak Parwati, yang pada saat itu menjabat sebagai presiden direktur.

Pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), akhir 2008, diputuskan bahwa Parwatilah yang kemudian tampil menggantikan posisi Pramukti sebagai presiden direktur bank tersebut.

V. Catherinawati Hadiman, Wakil Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga

Selain sebagai Wakil Presiden Direktur, Catherin juga merangkap sebagai Direktur Corporate Banking. Sebelumnya, Catherin menjabat sebagai Corporate & Business Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Niaga Tbk).

Dia juga pernah menjabat sebagai Head of  Corporate Banking, Treasury Management Group Head, Corporate Banking Head. Pada 1999-2000 menjabat sebagai Direktur PT Niaga Management Company, anak perusahaan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Meraih gelar S1 di bidang ekonomi dari Universitas Trisakti, Jakarta dan administrasi niaga dari Universitas Atmajaya, Jakarta.

Lauren Sulistiawati, Direktur PermataBank

Ditunjuk sebagai Direktur Perbankan Ritel PermataBank sesuai hasil RUPSLB PermataBank pada 29 Agustus 2008 dan memperoleh persetujuan Bank Indonesia pada 17 Oktober 2008 setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kepatuhan, Direktur Strategi dan Direktur Sumber Daya Manusia sejak 24 April 2008.

Bergabung dengan PermataBank pada November 2007 sebagai Chief of Staff PermataBank. Sebelumnya, Lauren bergabung dengan LippoBank sebagai Consumer Banking & Network Director dan telah memiliki pengalaman yang luas di bidang perbankan setelah bekerja di (more…)

Kapanlagi.com – Ariel sempat memperdengarkan single barunya Dara kepada para wartawan dengan diiringi petikan gitar. Lagu itu berkisah tentang keadaannya selama di menjalani hukuman. Kisahnya pun tak lepas dari sang pacar, Luna Maya.

“Sebenarnya temanya sesuai dengan keadaan di sini. Tapi saya nggak mau terlalu keras. Jadi saya ingin coba sisi lain. Tentang kerinduan. Orang yang di dalam dan di luar tapi saling menguatkan untuk bisa terus melanjutkan hidupnya. Walaupun tertimpa masalah,” ungkap Ariel dalam sambutannya di Rutan Kebonwaru, Jawa Barat, Senin (18/04/2011).

Ariel sebelum mengawali menyanyi menyampaikan beberapa patah kata yang ditujukan kepada para penggemarnya. Tak lupa dirinya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Ini lagunya sementara judulnya Dara, tapi belum tahu nanti. Sebelum nyanyi saya mau sampaikan ke sahabat Peterpan dimana pun berada. Maaf harus menunggu lama karena album Peterpan tertunda. Mudah-mudahan lagu ini bisa mengobati. Saya berharap lagu ini bisa diterima masyarakat Indonesia juga dan saya juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas semua keresahan yang telah terjadi selama ini,” ungkapnya.

Sementara soal album Peterpan, Ariel mengaku masih menyelesaikan sambil jalan. Dia kerap didatangi personel Peterpan lain untuk mendiskusikannya.

“Untuk album Peterpan tetep digarap. Anak-anak sering bolak-balik mendengarkan lagu-lagunya. Kurangnya apa ya dibahas lewat itu,” pungkasnya. (kpl/ato/dar)

Setelah selama beberapa kali mencari dan kejebak ama lagu “Dara” palsu 😦 akhirnya abang bisa ketemu ama single aslinya. Abang bagi nih link download (more…)

KOMPAS.com — Bahwa Kate Middleton berpacaran dengan Pangeran William selama delapan tahun, atau bagaimana William pertama kali jatuh cinta dengan Kate, tentu semua orang sudah tahu. Namun banyak hal lain dari sosok perempuan menarik ini yang belum diketahui orang. Untuk menyambut pernikahannya yang akan jatuh pada 29 April 2011, coba kita cari tahu apa yang diinginkan Kate dalam statusnya sebagai Her Royal Highness nantinya, dan perubahan-perubahan apa yang akan dilakukannya bersama William.

1. Kate akan menjadi pengantin kerajaan tertua, karena saat menikah nanti usianya sudah 29 tahun. Ibu William, Putri Diana, masih berusia 20 tahun ketika menikahi Pangeran Charles pada 1981. Meski begitu, menurut penelitian, usia yang matang ini membuat Kate memiliki peluang yang lebih baik untuk masa depannya bersama William. Pasangan yang menikah di usia hampir 30 tahun, kemungkinan untuk bercerai dilaporkan lebih kecil daripada mereka yang menikah muda.

2. Tak seperti kebanyakan pengantin lain, Kate tidak perlu stres atau repot memikirkan detail pernikahan mewahnya. Di samping memilih pengiring pengantin (kemungkinan melibatkan adiknya, Pippa), tanggung jawab Kate lainnya hanya (more…)

Mahasiswa Teknik Kimia Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mencetak prestasi. Mereka adalah Arief Rahmatullah, Dyanroz Rizkiyanto, dan Hita Hamastuti. Lewat inovasi air buangan wastafel untuk pengganti flushing toilet, ketiganya berhasil meraih juara III dan juara favorit di ajang Lomba Inovasi Teknologi Lingkungan (LITL) 2011.

Kampus ITS, ITS Online – Arief mengatakan, setidaknya wastafel rata-rata menghabiskan 12 liter air bersih perhari. Sedangkan di daerah padat penduduk rata-rata warga mengonsumsi 36 liter air bersih perhari untuk keperluan air penyiraman (flushing) toilet. Berlatar alasan itulah, Arief bersama Kiki dan Hita menggangas inovasi bernama Multifunctional Toilet Wastafel (M-Tow). ”M-Tow adalah sistem saluran air dari wastafel untuk flushing toilet, lengkap dengan filternya,” ujar Arief.

Dikatakan Arief, M-Tow pada dasarnya adalah inovasi pemanfaatan kembali air buangan wastafel untuk pengganti flushing toilet. Desainnya cukup sederhana, hanya berupa sistem saluran air dari wastafel yang terhubung langsung dengan saluran toilet. “Dengan menggabungkan kedua sistem tersebut, sebanyak 360 liter air bersih dapat dihemat setiap bulannya,” tutur mahasiswa angkatan 2009 ini.

Sebenarnya konsep menggabungkan fungsi antara toilet dan wastafel bukanlah hal baru. Pasalnya, teknologi serupa sudah diterapkan di Jepang untuk toilet duduk. Arief mengatakan, berbeda dengan Jepang yang mengalirkan air wastafel langsung ke toilet, M-Tow memiliki inovasi tambahan berupa sistem (more…)

Tarif parkir kendaraan roda empat di Jakarta akan mencapai Rp4.000 per jam. Tarif tersebut merupakan tarif ideal. Berani beli mobil berani pula bayar parkir. Kristopo

Jakarta–Pemerintah DKI Jakarta dan perusahaan pengelola parkir sedang membicarakan kenaikan tarif parkir di Jakarta. Hal ini untuk memperbaharui tarif parkir yang berlaku saat ini.

Presiden Direktur PT ISS Indonesia, Houtman Simanjuntak melihat, tarif parkir per jam yang ideal di Jakarta sebesar Rp4.000 per jam. Saat ini, tarif parkir kendaraan roda empat di Jakarta masih sebesar Rp2.000 per jam.

“Saya pikir yang ideal tarif parkir di Jakarta sebesar Rp4.000 per jam,” kata Houtman, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu, 13 April 2011.

Dia menambahkan, alasan tarif parkir sebesar Rp 2.000 per jam (mobil) dan 20%. pajak pendapatan daerah (PPD) buat Pemda DKI Jakarta tidak cukup untuk melakukan pelayanan di area bersangkutan. Belum lagi dipotong biaya gedung dan lainnya, maka perusahaan jasa parkir tidak menerima untung.

“Kami sendiri tidak ada growth, bahkan mengurangi area-area perparkiran yang merugi. Kami kira bisnis parkir akan menggiurkan kalau sudah dinaikkan tarifnya,” jelasnya.

Saat ditanya wartawan, bagaimana kalau tarif Rp4.000 per jam memberatkan konsumen, Houtman menilai, itu tidaklah benar. Karena kalau sudah berani beli mobil, uang sebesar Rp4.000 per jam sudah ideal dikenai.

“Masak uang parkir jadi problem? Bagi orang yang sudah keluar duit Rp150 juta buat beri barang masak bayar Rp3.000-4.000 jadi persoalan? Apalagi orang yang beli BMW atau Mercy? Kalo orang sudah beli motor 15 juta apa bayar parkir Rp500 menjadi persoalan?,” tegasnya. (*)

DebtCollector Citibank Bunuh Penunggak Kartu Kredit

JAKARTA, kabarbisnis.com : Citibank kembali dilanda masalah. Belum tuntas pengusutan Inong Melinda alias Melinda Dee alias MD, manager Citibank Landmark Jakarta yang membobol uang nasabah sebesar Rp17 miliar, kini debtcollector Citibank diduga membunuh nasabah kartu kredit bank tersebut.

Korban pembunuhan menimpa Irzen Octa (50), Sekretaris Jenderal Partai Pemersatu Bangsa (PPB). Padahal, kedatangan Irzen ke kantor Collector Citibank di Menara Jamsostek Jakarta Selatan, pada Selasa (29/3) untuk menanyakan jumlah tagihan kartu kredit yang membengkak hingga Rp100 juta. Padahal, menurut Irzen, tagihan kartu kreditnya di Citibank hanya Rp48 juta.

“Saat itu korban tidak mendapat penjelasan mengenai tagihan kartu kredit Citibank, malah korban dibawa ke ruang bagian penagihan dan dipaksa oleh debtcollector untuk membayar. Bahkan disiksa dalam kantor itu, dan korban meninggal dunia di halaman Menara Jamsostek,” papar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Budi Irawan di Jakarta, Kamis (31/3/2011).

Saat ini, sambung Budi, sudah ditetapkan tiga tersangka yakni H dan D (keduanya petugas bagian penagihan alias debtcollector Citibank, serta B karyawan Citibank bagian penagihan). Ketiganya sudah dijebloskan ke penjara sejak kemarin.

“Sejumlah barang bukti berupa korden yang ada bercak darah, visum, dan keterangan tersangka sudah menguatkan tuduhan kasus pembunuhan itu,” tegasnya serius.

Bahkan, dari pemeriksaan lima orang saksi, polisi mencurigai ketiganya melakukan tekanan secara fisik dan psikologis terhadap Irzen. Mereka dijerat dengan Pasal 351 dan 170 KUHP tentang penganiayaan.

“Tersangka masih bisa bertambah, kami lihat saja nanti hasil pemeriksaan. Bagimana cara-cara kekerasan itu dilakukan, saat ini jadi fokus kami, apalagi di kantor collector Citibank itu banyak orang,” ujarnya.

Sumber : kabarbisnis.com

Wah !! Polisi Curigai Citibank Punya Ruang “Penyiksaan” Nasabah

JAKARTA, kabarbisnis.com : Kasus meninggalnya nasabah Citibank, Irzen Octa, setelah diinterogasi oleh debt collector bank tersebut menimbulkan kecurigaan tersendiri bagi polisi. Korps baju cokelat itu mencurigai sebuah ruangan di kantor Citibank di Menara Jamsostek, Jakarta yang diduga sebagai tempat khusus untuk menekan nasabah bermasalah, baik secara psikis bahkan fisik. Ruangan yang disebut ruang Cleo itu kini tengah diusut setelah Irzen Octa meninggal pascamasuk ke ruang tersebut untuk menyelesaikan masalah tunggakan kartu kreditnya.

Polisi menemukan bercak darah di (more…)